Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Life Hack Buat yang Mau Belajar Programming

Sebelum membahas life hacknya, kamu perlu membedakan coding dan programming terlebih dahulu. Nah, apa perbedaan coding dan programming? Pasti banyak dari kalian yang berpikir dua hal tersebut adalah hal yang sama. Memang, coding dan programming merupakan dua hal yang bersinggungan. Akan tetapi, dua hal tersebut sangat mudah dibedakan dalam dunia teknologi. Apa perbedaannya? Mari kita bahas…

Coding merupakan suatu aktivitas penulisan kode dalam suatu bahasa pemrograman tertentu. Dalam bahasa pemrograman tertentu, ada sintaks-sintaks khusus yang sangat disarankan untuk dipelajari. Coding berbentuk kumpulan kode yang jika disatukan dapat menjadi suatu program.

Sedangkan programming merupakan suatu aktivitas yang mencakup coding di dalamnya. Akan tetapi, pengertian programming lebih luas dari coding. Programming melibatkan hal-hal lain selain coding. Contohnya adalah analisis program, pembuatan konsep, implementasi algoritma, pemecahan masalah, dan pemahaman struktur data. Singkatnya, programming merupakan suatu proses pembuatan program komputer untuk mencapai suatu hal tertentu.

Udah dong intermezzo-nya, udah gak sabar nih, mana life hack nya buat belajar programming

Oke, kita masuk ke life hack yang pertama ya.

Jadi, life hack belajar programming yang pertama adalah set atau tetapkan tujuan utama kamu untuk belajar programming. Setiap orang pasti punya tujuan atau target yang berbeda-beda, kamu hanya perlu fokus pada dirimu sendiri. Bidang apa yang mau kamu pelajari, bidang apa yang mau kamu kuasai. Fokus terhadap bidang tersebut. Tetapkan target, misal minggu ini aku harus selesai belajar tentang jaringan komputer dasar atau membuat personal portfolio website.

Kemudian yang kedua adalah pelajari bahasa pemrograman, kemudian struktur data dan algoritmanya. Di poin kedua ini, penulis sarankan untuk pilih bahasa pemrogramannya terlebih dahulu baru pelajari struktur data dan algoritmanya. Memang banyak algoritma yang ditulis dengan pseudocode sehingga dapat diinterpretasikan kemudian diimplementasikan ke beberapa bahasa pemrograman. Namun, karena setiap bahasa pemrograman memiliki sintaks-sintaks khusus dan struktur data yang berbeda-beda, penulis sarankan untuk pelajari bahasa pemrograman dahulu baru pelajari struktur data khusus dalam bahasa pemrograman yang sedang dipelajari tersebut.

Pelajari Bahasa Inggris. Mempelajari bahasa Inggris mungkin tidak hanya penting saat kalian ingin belajar programming. Sekarang ini, banyak hal baru yang hanya dapat dipelajari dengan bahasa Inggris, sehingga penting bagi kita untuk mempelajari bahasa Inggris. 

Kemudian tips selanjutnya, bergabung dengan komunitas developer. Dengan bergabung dengan komunitas, kita dapat belajar terhadap senior yang sudah belajar programming sejak lama. Manfaat lain saat bergabung dengan komunitas developer adalah bisa menambah koneksi untuk memperbesar peluang untuk mendapatkan lowongan pekerjaan. Kita juga bisa bertukar pikiran dengan teman sekomunitas saat membuat ide untuk suatu project atau tugas.

Yang terakhir, istirahat yang cukup. Berpikir untuk membuat suatu program memang menghabiskan waktu, tenaga, pikiran, dan bahkan mental. Sehingga, diperlukan manajemen waktu antara istirahat dan belajar agar dapat fokus saat membuat program komputer.

Itu dia beberapa life hack yang mungkin kurang runtut jika dibaca ulang. Akan tetapi, di sini penulis hanya mencoba menyampaikan isi pikiran dari penulis dan berharap para pembaca dapat menangkap apa yang penulis maksud. Semoga tulisan ini bermanfaat ya untuk kalian semua yang membaca. 



Sumber gambar : https://topcareer.id/wp-content/uploads/2019/11/kidscoding-2015071010463037-750×460.jpg

Sumber artikel : https://www.dicoding.com/blog/life-hack-belajar-programming-ala-developer-dicoding/